Kampanye Lebih Efektif dan Efisien dengan Digitasi Political Marketing

Pontianak - Menyebarluaskan personal branding dan pesan politik kepada pemilih adalah langkah penting selanjutnya yang harus diambil oleh kontestan Pemilu dengan tujuan mendapatkan publisitas yang sebesar-besarnya. Publisitas yang luas membuat kandidat semakin dikenal. Diharapkan, dengan semakin dikenal , kandidat akan di sukai, dan kemudian akan dipilih pada saat hari pencoblosan. Aktivitas penyebarluasan pesan politik ini dikenal sebagai Political Marketing atau pemasaran politik.

Lalu, apa itu Digitasi Political Marketing ? Untuk menjawabnya, kita harus memahami terlebih dahulu apa itu Political Marketing dan Digital Marketing.


Apa itu Political Marketing ?

Menurut Muchlisin Riadi (2020), Pemasaran politik atau political marketing adalah serangkaian aktivitas terencana, strategis dan taktis dalam menyebarkan makna politik kepada pemilih untuk mensukseskan kandidat atau partai politik dengan segala aktivitas politiknya yang dilakukan dengan metode atau pendekatan marketing dalam menghadapi persaingan dan memperebutkan pasar (market) melalui saluran-saluran komunikasi tertentu dengan tujuan mengubah wawasan, pengetahuan, sikap dan perilaku calon pemilih secara efektif dan efisien.


Pengertian Digital Marketing

Berdasarkan versi Smart Insights, pengertian digital marketing adalah kesempatan menjangkau konsumen melalui perangkat, platform, media, data, dan teknologi digital. Sementara itu, Hubspot menyebut pengertian digital marketing adalah semua upaya pemasaran dengan memanfaatkan perangkat elektronik dan internet.

Dari dua pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa Digitasi Political Marketing adalah serangkaian aktivitas terencana, strategis dan taktis dalam menyebarkan Pesan politik kepada pemilih melalui perangkat, platform, media, data, dan teknologi digital.

Kelebihan dari Digitasi Political Marketing dibandingkan dengan Pemasaran Politik Konvensional.

1. Lebih Hemat Biaya

Poin pertama kelebihan digital political marketing adalah biayanya yang notabene lebih murah daripada teknik pemasaran politik konvensional. Di awal proses branding, Anda mungkin akan membutuhkan biaya besar. Akan tetapi, setelah brand dan basis pengikut (followers) Anda terbangun, biaya marketing digitalnya juga akan semakin sedikit.

2. Tidak Perlu Banyak Tim Marketing

Salah satu sumber pengeluaran terbesar pemasaran politik konvensional adalah biaya Tim. Jaman dulu kandidat dan tim medianya banyak menggunakan sumber waktunya untuk berkampanye langsung di daerah-daerah targetnya. Sehingga memerlukan tim kampanye yang banyak agar pesan politik tersampaikan. Akan tetapi, hal ini tidak akan jadi masalah saat Anda menerapkan strategi digital Political marketing. Aktivitas door to door dapat dikurangi. Karena hampir rata rata pemilih saat ini sudah memiliki media sosial, kandidat Cukup menyebarkan pesan politik di media sosial, sudah lansung menjangkau pemilih.

3. Tim Pemasaran bisa mengurangi aktivitas Terjun ke Lapangan

Kelebihan digital Political marketing satu ini masih berkaitan dengan poin sebelumnya. Digital marketing adalah sebuah strategi yang membuat tim Anda tidak perlu keluar rumah untuk menjangaku pemilih. Cukup dengan duduk di depan laptop/HP dan memanfaatkan internet, tim marketing Anda sudah bisa bekerja.

4. Proses Personal Branding Lebih Mudah

Kelebihan digital Political marketing yang keempat adalah proses personal branding jauh lebih mudah dan cepat. Salah satu kelemahan terbesar pemasaran Politik konvensional adalah jangkauan kampanye yang sangat terbatas. Dalam strategi konvensional, Anda perlu mengeluarkan uang lebih banyak jika ingin melakukan branding ke lebih banyak pemilih . Lain halnya jika Anda menerapkan strategi digital political marketing. Hanya dengan satu kali posting konten atau iklan, Anda sudah bisa menjangkau pemilih satu daerah pemilihan bahkan satu Indonesia.

5. Potensi untuk Populer lebih Drastis

Poin kelima dari kelebihan digital political marketing adalah potensi drastis dari populeritas Anda, terutama dari segi penyampaian pesan politik.

Jenis Digital Marketing

Ada beberapa jenis digital marketing yang bisa Anda terapkan dalam aktivitas politik anda, di antaranya:

1. Search Engine Marketing (SEM)

Search engine marketing atau SEM adalah jenis digital marketing yang fokus pada promosi produk melalui mesin pencarian seperti Google, Bing, Yahoo, dan sebagainya. Strategi digital marketing satu ini dilakukan melalui pembuatan website, landing page (website khusus promosi), pemasangan Ads, dan sebagainya.

2. Social Media Marketing

Jenis berikutnya dari digital marketing adalah pemasaran media sosial. Anda bisa menerapkan jenis digital marketing satu ini dengan memanfaatkan berbagai media sosial, seperti Youtube, Tiktok, Instagram, Twitter, Facebook, dan media lain sesuai target pemilih Anda.

3. Digital Advertising

Seperti namanya, digital advertising atau digital ads adalah jenis digital marketing berupa pemasangan iklan di berbagai channel online, mulai dari website sampai media sosial. Beberapa channel digital ads terpopuler misalnya Google Ads, FB/IG Ads, Youtube Ads, dan Tiktok Ads.

4. Content Marketing

Content marketing adalah jenis digital marketing dengan sarana berupa konten, baik yang bentuknya tulisan, audio, gambar, atau video. Proses content marketing biasanya dilakukan beriringan dengan social media marketing, email marketing, atau digital ads.

Demikian pembahasan lengkap dari Srikujam Syndicate tentang apa itu digital marketing, kelebihan, manfaat,serta jenisnya. Digital Political marketing adalah salah satu strategi paling wajib dikuasai setiap Politisi saat ini.

Jika ingin mendapatkan penjelasan lebih lanjut, bisa menghubungi kami disini.