Artikel

Bahan bacaan terkait politik yang ditulis oleh Srikujam Syndicate atau yang ditulisan oleh rekan.


Pengertian Personal Branding dan Pentingnya bagi Politisi

Pontianak - Setiap orang yang terjun kedunia Politik sebagai kontestan Pemilu pasti memiliki Brand atau citra yang ingin dibangun dan disosialisasikan kepada pemilih dengan tujuan mempengaruhi dan membentuk persepsi positif pemilih, sehingga dapat dikenal, dipercaya dan dipilih dalam kontestasi Pemilu.

Menurut Frischmann, Dalam bukunya berjudul Strategi Branding (2014), manusia memiliki Brand atau citra yang melekat pada diri masing-masing. Brand ini bisa terbentuk dari berbagai macam aktivitas dimasyarakat. Sehingga tanpa sadar dan secara liar beredar, membentuk persepsi masyarakat kepada personal tersebut.

Sebagai kontestan Pemilu, anda dapat mengambil kendali penilaian pemilih atas diri anda. alih alih membiarkan penilaian dan persepsi pemilih beredar liar, apalagi yang beredar itu persepsi Negatif, yang akhirnya dapat merugikan anda sendiri. Untuk membangun dan mengendalikan persepsi dan penilaian Positif pemilih, anda bisa menggunakan metode yang dikenal sebagai Personal Branding.


Apa itu personal Branding?

Personal Branding adalah strategi untuk membangun dan membentuk citra diri sendiri untuk mempengaruhi dan mengubah pandangan orang lain terhadap aspek yang dimiliki seseorang. Aspek ini meliputi kepribadian, kemampuan, nilai, serta persepsi positif yang ditimbulkan atau ada dalam diri individu.


Pentingnya Personal Branding dalam Politik

Dengan tujuan sebagai media untuk mempengaruhi persepsi orang lain, Personal Branding merupakan strategi penting yang harus digunakan oleh kontestan pemilu. Dengan Personal Branding, Anda bisa mengenalkan identitas, keunikan, dan kemampuan diri anda sendiri kepada pemilih. sehingga mampu menampilkan kesan anda sebagai solusi pemecah masalah yang dibutuhkan mereka. Dan ada beberapa manfaat personal branding yang bisa kita dapatkan, diantaranya:

1. Meningkatkan Kepercayaan Pemilih

Manfaat pertama dari membangun branding pada diri sendiri yakni dapat menciptakan kepercayaan Pemilih. Dengan membangun persepsi positif, pemilih akan merasa lebih nyaman dan percaya pada Anda walaupun belum pernah bertemu sebelumnya secara langsung, sebab Anda sudah dikenal baik oleh banyak orang.

2. Membangun kepercayaan Diri

Dengan menggunakan personal branding, kepercayaan diri anda akan semakin meningkat. Hal ini diKarenakan, anda mampu menunjukkan keunggulan yang menjadi ciri khas dan perbedaan dari kompetitor anda.

3. Membangun Kredibilitas

Personal branding yang sudah anda bangun dapat diimplementasikan dan disosialisasikan secara nyata sehingga kredibilitas anda menjadi meningkat. Agar tidak terlihat seperti dibuat-buat atau berbohong, Sebaiknya Personal Branding yang sudah di bentuk, ditampilkan selaras dengan kehidupan nyata. Sehingga secara tidak langsung rasa hormat, kekaguman, dan kepercayaan publik akan muncul dengan sendirinya.

4. Bernilai lebih tinggi

Manfaat selanjutnya dari personal branding adalah Anda memiliki Nilai lebih tinggi. Jika anda sedang dalam tahap pencalonan, Partai Politik cenderung akan mencalonkan kandidat yang memiliki nilai lebih tinggi dari calon calon yang lain. anda bukan hanya dipandang sebagai kandidat pelengkap, tapi akan dipandang sebagai kandidat unggulan.

5. Membantu Meningkatkan Elektabilitas

Dan terakhir, manfaat dari personal branding adalah membantu meningkatkan keterpilihan anda. Apabila Anda sudah terkenal, kredibel dan dianggap sebagai solusi pemecah masalah pemilih, otomatis elektabilitas akan naik. Anda akan dipercaya dan di pilih banyak orang. Didalam masa kampanye, anda akan diundang orang-orang, diajak kerjasama, dan hal-hal positif lainnya.

Cara Membangun Personal Branding Yang Kuat

Untuk membangun personal branding yang kuat, Ada beberapa strategi yang bisa dilakukan. Beberapa strategi personal branding yang bisa dilakukan adalah:

1. Mengenali diri sendiri

Sebelum membentuk personal branding, Pertama-tama anda perlu tahu siapa diri anda, apa kelebihan dan keunikan yang anda miliki dibanding orang lain, seperti apa saja kemampuan yang anda dimiliki, bagaimana diri kita bersikap terhadap orang lain, dan lain sebagainya. Kelebihan dan kelemahan anda harus secara jujur diungkap. Ini bermanfaat jika ada kompetitor anda melakukan negatif atau black campaign terhadap anda, bisa segera di counter.

2. Tentukan tujuan personal branding

Setelah mengenali diri sendiri, kita bisa menentukan tujuan utama pembentukan personal branding. Artinya kita ingin dikenal seperti apa oleh orang lain. Penentuan tujuan ini juga harus disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki.

3. Tentukan target personal branding

Kita harus menentukan target atau pihak mana yang ingin dijangkau. Dalam mobilisasi Politik, ada 3 zona target yang dapat di pilih yaitu zona menang , zona kalah dan zona bersaing. Penentuan target ini akan berpengaruh pula pada hal-hal yang harus dilakukan untuk memperkuat personal branding kita.

4. Membangun dan memperluas Jaringan Pemilih

Jika Personal branding sudah terbentuk, anda juga harus membangun dan menyebarluaskannya ke jaringan pemilih anda. Karena dengan hal ini, personal branding kita akan semakin dikenal luas.

5. Jaga konsistensi

Membangun personal branding artinya Anda ingin orang lain mengenal Anda sebagai pribadi yang unik. Untuk bisa mewujudkannya, Anda perlu membangun kepercayaan publik dengan cara bersikap konsisten dalam menunjukkan citra diri tersebut.

Sudah Siap Membangun Personal Branding Anda?

Demikian penjelasan tentang Pentingnya personal Branding bagi anda yang ingin menjadi kontestan pemilu.

Apakah anda sudah siap membangun Personal Branding anda sendiri? Jika sudah siap kami ucapkan selamat karena anda sudah mengambil langkah pertama yang benar dalam usaha memenangkan kontestasi pemilu nanti.

Tapi bagaimana jika anda tidak menemukan orang yang berpengalaman dalam membangun Personal Branding? Sebagai Perusahaan Konsultan Politik, kami sangat senang bisa bekerjasama dengan anda. Dengan pengalaman dan Pengetahuan yang kami miliki, Kami dapat membantu anda dalam membangun Personal Branding yang kuat yang dapat membentuk persepsi pemilih anda.


Untuk penjelasan lebih lanjut, bisa kontak disini.


Kampanye Lebih Efektif dan Efisien dengan Digitasi Political Marketing

Pontianak - Menyebarluaskan personal branding dan pesan politik kepada pemilih adalah langkah penting selanjutnya yang harus diambil oleh kontestan Pemilu dengan tujuan mendapatkan publisitas yang sebesar-besarnya. Publisitas yang luas membuat kandidat semakin dikenal. Diharapkan, dengan semakin dikenal , kandidat akan di sukai, dan kemudian akan dipilih pada saat hari pencoblosan. Aktivitas penyebarluasan pesan politik ini dikenal sebagai Political Marketing atau pemasaran politik.

Lalu, apa itu Digitasi Political Marketing ? Untuk menjawabnya, kita harus memahami terlebih dahulu apa itu Political Marketing dan Digital Marketing.


Apa itu Political Marketing ?

Menurut Muchlisin Riadi (2020), Pemasaran politik atau political marketing adalah serangkaian aktivitas terencana, strategis dan taktis dalam menyebarkan makna politik kepada pemilih untuk mensukseskan kandidat atau partai politik dengan segala aktivitas politiknya yang dilakukan dengan metode atau pendekatan marketing dalam menghadapi persaingan dan memperebutkan pasar (market) melalui saluran-saluran komunikasi tertentu dengan tujuan mengubah wawasan, pengetahuan, sikap dan perilaku calon pemilih secara efektif dan efisien.


Pengertian Digital Marketing

Berdasarkan versi Smart Insights, pengertian digital marketing adalah kesempatan menjangkau konsumen melalui perangkat, platform, media, data, dan teknologi digital. Sementara itu, Hubspot menyebut pengertian digital marketing adalah semua upaya pemasaran dengan memanfaatkan perangkat elektronik dan internet.

Dari dua pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa Digitasi Political Marketing adalah serangkaian aktivitas terencana, strategis dan taktis dalam menyebarkan Pesan politik kepada pemilih melalui perangkat, platform, media, data, dan teknologi digital.

Kelebihan dari Digitasi Political Marketing dibandingkan dengan Pemasaran Politik Konvensional.

1. Lebih Hemat Biaya

Poin pertama kelebihan digital political marketing adalah biayanya yang notabene lebih murah daripada teknik pemasaran politik konvensional. Di awal proses branding, Anda mungkin akan membutuhkan biaya besar. Akan tetapi, setelah brand dan basis pengikut (followers) Anda terbangun, biaya marketing digitalnya juga akan semakin sedikit.

2. Tidak Perlu Banyak Tim Marketing

Salah satu sumber pengeluaran terbesar pemasaran politik konvensional adalah biaya Tim. Jaman dulu kandidat dan tim medianya banyak menggunakan sumber waktunya untuk berkampanye langsung di daerah-daerah targetnya. Sehingga memerlukan tim kampanye yang banyak agar pesan politik tersampaikan. Akan tetapi, hal ini tidak akan jadi masalah saat Anda menerapkan strategi digital Political marketing. Aktivitas door to door dapat dikurangi. Karena hampir rata rata pemilih saat ini sudah memiliki media sosial, kandidat Cukup menyebarkan pesan politik di media sosial, sudah lansung menjangkau pemilih.

3. Tim Pemasaran bisa mengurangi aktivitas Terjun ke Lapangan

Kelebihan digital Political marketing satu ini masih berkaitan dengan poin sebelumnya. Digital marketing adalah sebuah strategi yang membuat tim Anda tidak perlu keluar rumah untuk menjangaku pemilih. Cukup dengan duduk di depan laptop/HP dan memanfaatkan internet, tim marketing Anda sudah bisa bekerja.

4. Proses Personal Branding Lebih Mudah

Kelebihan digital Political marketing yang keempat adalah proses personal branding jauh lebih mudah dan cepat. Salah satu kelemahan terbesar pemasaran Politik konvensional adalah jangkauan kampanye yang sangat terbatas. Dalam strategi konvensional, Anda perlu mengeluarkan uang lebih banyak jika ingin melakukan branding ke lebih banyak pemilih . Lain halnya jika Anda menerapkan strategi digital political marketing. Hanya dengan satu kali posting konten atau iklan, Anda sudah bisa menjangkau pemilih satu daerah pemilihan bahkan satu Indonesia.

5. Potensi untuk Populer lebih Drastis

Poin kelima dari kelebihan digital political marketing adalah potensi drastis dari populeritas Anda, terutama dari segi penyampaian pesan politik.

Jenis Digital Marketing

Ada beberapa jenis digital marketing yang bisa Anda terapkan dalam aktivitas politik anda, di antaranya:

1. Search Engine Marketing (SEM)

Search engine marketing atau SEM adalah jenis digital marketing yang fokus pada promosi produk melalui mesin pencarian seperti Google, Bing, Yahoo, dan sebagainya. Strategi digital marketing satu ini dilakukan melalui pembuatan website, landing page (website khusus promosi), pemasangan Ads, dan sebagainya.

2. Social Media Marketing

Jenis berikutnya dari digital marketing adalah pemasaran media sosial. Anda bisa menerapkan jenis digital marketing satu ini dengan memanfaatkan berbagai media sosial, seperti Youtube, Tiktok, Instagram, Twitter, Facebook, dan media lain sesuai target pemilih Anda.

3. Digital Advertising

Seperti namanya, digital advertising atau digital ads adalah jenis digital marketing berupa pemasangan iklan di berbagai channel online, mulai dari website sampai media sosial. Beberapa channel digital ads terpopuler misalnya Google Ads, FB/IG Ads, Youtube Ads, dan Tiktok Ads.

4. Content Marketing

Content marketing adalah jenis digital marketing dengan sarana berupa konten, baik yang bentuknya tulisan, audio, gambar, atau video. Proses content marketing biasanya dilakukan beriringan dengan social media marketing, email marketing, atau digital ads.

Demikian pembahasan lengkap dari Srikujam Syndicate tentang apa itu digital marketing, kelebihan, manfaat,serta jenisnya. Digital Political marketing adalah salah satu strategi paling wajib dikuasai setiap Politisi saat ini.

Jika ingin mendapatkan penjelasan lebih lanjut, bisa menghubungi kami disini.